SEO Tidak Mati. Cara Orang Menemukan Kita yang Berubah.
Banyak yang menyebut SEO mati karena AI. Dari data kelolaan 10+ website, saya menemukan hal berbeda: bukan SEO yang mati, melainkan cara orang menemukan informasi yang bergeser.
Berbekal 14 tahun pengalaman di bidang keuangan, kini saya memanfaatkan AI untuk membangun sistem bisnis otomatis. Lewat Visia OS dan tim agen AI (Pandawa AI), saya membantu operasional bisnis bekerja lebih cepat, efisien, dan terukur.
Banyak yang menyebut SEO mati karena AI. Dari data kelolaan 10+ website, saya menemukan hal berbeda: bukan SEO yang mati, melainkan cara orang menemukan informasi yang bergeser.
Ketika tim mengatakan AI yang saya bangun "kurang membantu", saya sempat defensif. Ternyata masalahnya bukan pada model AI, melainkan cara saya memahami pengguna dan merancang antarmukanya.
Mengapa Ford merekrut kembali engineer senior setelah bereksperimen dengan AI? Dari Ford, Yann LeCun, hingga Michael Polanyi, saya belajar bahwa pengalaman manusia justru semakin berharga di era AI.
Apakah job title masih relevan di era AI? Dari tulisan Boris Cherny hingga pengalaman membangun Pandawa AI, saya menemukan satu archetype yang belum banyak dibahas: Orchestrator.
Setelah membangun 20 AI agent untuk operasional bisnis, saya menyadari tiga hal yang tetap tidak bisa didelegasikan kepada AI: keputusan, relasi, dan arah.
Banyak orang mencari model AI terbaik. Setelah membangun Pandawa AI selama beberapa bulan, saya justru menggunakan lima model berbeda. Konsep Jagged Intelligence menjelaskan alasannya.